| Jangan Sepelekan E-mail Mulai dari Sekarang
Hampir
semua kebutuhan manusia kini hadir di smartphone. Mau makan, ada aplikasi
layanan pesan antar makanan. Mau bersih-bersih rumah, ada aplikasinya juga. Mau
pergi tapi malas nyetir, ada juga aplikasinya. Hampir semua kebutuhan manusia
hingga hal lain seperti cek kesehatan, membaca buku, juga tersedia di
smartphone. Namun, agar bisa menikmati segala fasilitas praktis ini, biasanya
di setiap aplikasi dibutuhkan e-mail untuk melakukan proses registrasi.
Terkadang, masalah e-mail yang paling umum adalah lupa password dan lupa alamat
e-mail sendiri sehingga sebagian orang terlalu memandang hal ini menjadi remeh.
Punya e-mail itu penting sekali, terutama bagi mahasiswa.
Berikut keuntungan
memiliki email: - E-mail termasuk dalam kontak pribadi, termasuk menjadi alamat untuk pengiriman
surat dan dokumen elektronik. Apalagi sekarang semua serba paperless atau tidak
menggunakan kertas. Jadi segala materi
pelajaran, tugas, bon pembayaran, pemberitahuan, dikirim melalui e-mail.
- Pendaftaran kuliah menggunakan e-mail. Baik di perguruan tinggi swasta maupun
melalui Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) pasti akan diminta
memasukkan alamat e-mail. Jangan menganggap alamat e-mail hanya sebagai
formalitas belaka dan cuma diisi di awal pendaftaran. Apalagi sampai memberikan
alamat e-mail yang asal-asalan. Berbagai pemberitahuan penting seputar proses
seleksi, dan lainnya biasanya dikirimkan lewat e-mail.
- Berbagai aplikasi dan platform online juga mensyaratkan e-mail. Jika ada
artikel baru, pengumuman event, webinar, dan informasi bermanfaat lain juga
akan di-update melalui e-mail. Sayang sekali jika kamu melewatkan banyak hal
yang penting dan kamu butuhkan, karena enggak memanfaatkan e-mail.
- Seleksi magang, beasiswa, dan pekerjaan juga mensyaratkan e-mail. Kalau e-mail
kamu masih nebeng sama orang lain, kemungkinan besar mereka menganggapmu tidak
mandiri dan belum dewasa.
- Semakin kamu dewasa dan berhadapan dengan situasi formal dan profesional,
semakin kamu akan membutuhkan e-mail. Karena dalam organisasi, sudah biasa
menggunakan e-mail untuk proyek organisasi. Apalagi dalam dunia kerja,
komunikasi dengan e-mail semakin intens dan kompleks.
Sumber:
www.kompas.com |