Cara Isolasi Mandiri yang Tepat Untuk Cegah Penularan Covid-19

[Tanggal Kegiatan : 16/10/2020]

Bagi yang terkonfirmasi mengidap virus Covid-19 atau yang baru kembali dari zona rawan tentu diharuskan mengisolasi diri dan menjaga jarak dengan sekitarnya, khususnya orang terdekat. Isolasi mandiri merupakan salah satu upaya untuk mencegah penularan virus corona kepada keluarga dan orang sekitar. Ketua Satgas Covid19 Doni Monardo mengingatkan bahwa virus Covid-19 sangat mudah menular. Penularan corona banyak terjadi di antara orang-orang yang dekat, baik itu keluarga, teman atau sahabat, atau siapa pun yang berinteraksi secara dekat.

"Ketika pulang ke rumah, bertemu dengan orang-orang yang disayangi, orang-orang yang dikasihi, maka bisa juga mereka yang tidak keluar rumah akan terpapar Covid-19. Risikonya sangat besar bagi keluarga, terutama yang rentan atau yang sudah lansia," ujar Doni. Namun, protokol atau cara isolasi mandiri berbeda dengan sekadar berdiam diri di rumah.

Poin pertama isolasi mandiri atau isolasi diri yakni harus tinggal di dalam rumah dan tidak boleh berinteraksi dengan orang lain. Orang yang sedang isolasi diri wajib menggunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lain. Selama di rumah, yang bersangkutan juga wajib pakai masker. Dirinya tidak boleh berdekatan dengan anggota keluarga lain dan harus menjaga jarak lebih dari 1 meter dari anggota keluarga lainnya. Hindari juga pemakaian bersama peralatan makan, peralatan mandi dan sprei.

Kemudian, orang yang sedang melakukan isolasi diri diperbolehkan keluar rumah atau ruang terbuka untuk kegiatan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi. Namun, perlu diingat pasien isolasi mandiri wajib sering cuci tangan memakai sabun dan dengan air yang mengalir. Setiap permukaan benda yang sering disentuh juga harus dibersihkan dengan menggunakan cairan disinfektan.

Selain itu, isolasi diri bisa menjadi cara untuk memantau kesehatan diri sendiri. Selama isolasi, pasien harus mengukur suhu tubuh setiap hari dan secara saksama mengamati perkembangan gejala yang dialami. Pasien harus segera menghubungi fasilitas layanan kesehatan jika kondisi memburuk. Yuk sama sama kita cegah penularan Covid 19.

Sumber : cnnindonesia.com

Kerja Sama